Sosialisasi Penataan Permukiman Kumuh Bantaran Sungai Berbasis Pembangunan Berkelanjutan
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Sosialisasi penataan permukiman kumuh bantaran sungai berbasis pembangunan berkelanjutan berperan penting dalam menyadarkan masyarakat dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik permukiman dan preferensi masyarakat terhadap kondisi permukiman dan menyusun arahan penataan lingkungan pada permukiman kumuh. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi dan focus group discussion (FGD). Sosialisasi ini sebagai langkah awal kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta menciptakan tempat tinggal layak huni. Dan diharapkan pemerintah dapat mempertimbangkan penataan kembali kawasan permukiman bantaran sungai sesuai dengan peraturan yang adA
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Direktorat Pengembangan Permukiman Direktorat Jendral Cipta Karya. Pedoman Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Daerah Penyangga Kota Metropolitan. Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum, 2006
- Farahdina, Destia. Konsolidasi Tanah Kawasan Permukiman Kumuh Tepi Sungai di Badur Bawah. Journal of Architecture and Urbanism Research. Medan, 2022
- Gustina, I. Implementasi Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2PK). Pedoman Perencanaan, MCK NMC CSRRP. Yogyakarta : Central Java and West Java, 2008
- Kementerian Negara Perumahan Rakyat. Penanganan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh Berbasis Kawasan (PLP2K-BK). Jakarta, 2010
- Usman, Ahmad. Sosialisasi Penataan Perkampungan Kumuh. Journal of Training and Community Service Adpertisi (JTCSA). 2024
- Yudohusodo, Siswono, dkk. Rumah untuk Seluruh Rakyat. Yayasan Padamu Negeri. Jakarta, 1991