Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Lateks Menggunakan Metode ABC dan Economic Order Quantity (EOQ) pada Gudang PTPN IV Regional 1 Unit Gunung Para
Main Article Content
Abstract
Ketersediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan meminimalkan biaya operasional perusahaan. PTPN IV Regional 1 Unit Gunung Para masih menerapkan sistem pengendalian persediaan berdasarkan kebutuhan bulanan tanpa metode perencanaan yang terukur sehingga berpotensi menimbulkan biaya persediaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku produksi lateks menggunakan metode Analisis ABC dan Economic Order Quantity (EOQ). Analisis ABC digunakan untuk mengelompokkan bahan baku berdasarkan nilai investasi, sedangkan EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal dengan biaya minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 jenis bahan baku terdapat 4 bahan baku kelompok A yang memiliki nilai investasi terbesar yaitu Formic Acid 94% (BASF), Turpentine, Plastik SW, dan Plastik Kantongan SIR dengan nilai investasi sebesar Rp1.904.335.100 atau 74,53% dari total investasi persediaan. Perhitungan EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp8.644.961,86, lebih rendah dibandingkan biaya persediaan perusahaan sebesar Rp53.050.900. Penerapan metode ABC dan EOQ terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan bahan baku pada perusahaan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.