PENGARUHPEMBERIAN SLUDGE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT STUMP MATA TIDUR TANAMAN KARET (Hevea brasilensis) DI POLYBAG

Authors

  • Efdi Ruzaly universitas prima indonesia

Keywords:

Sludge, Bibit, Stump, Karet, Agrophos

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sludge terhadap pertumbuhan bibit stump mata tidur tanaman karet di polybag yakni dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok   

 (RAK) Non faktorial dengan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah sebagai berikut : A0 = kontrol (100 gr Agrphos / polybag), S1 = 100 gr Sludge / polybag, S2 = 200 gr Sludge / polybag, S3 = 300 gr Sludge / polybag, S4 = 400 gr Sludge / polybag.

Hasil pengujian secara statistik diperoleh bahwa pemberian sludge menunjukan perbedaan yang tidak nyata terhadap parameter Panjang Tunas, Diameter Batang, Jumlah Daun, Berat Basah Tanaman, Berat Kering Tanaman.

Meskipun menunjukan perbedaan yang tidak nyata namun semua perlakuan pemberian sludge cenderung menunjuka pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan bibit stump mata tidur tanaman karet hingga berumur 16 minggu setelah tanam, dimana hal ini terlihat pada parameter Panjang Tunas yaknii sebesar 24,66% dengan perlakuan S1, terhadap parameter Diameter Batang yakni sebesar 12,40% dengan perlakuan S3, terhadap paramater Jumlah Daun yakni sebesar 6,46% dengan perlakuan S3, terhadap paarameter Berat Basah Tanaman yakni sebesar 18,87% dengan perlakuan S1 dan terhadap parameter Berat Kering Tanaman yakni sebesar 13,56% dengan perlakuan S1 dan seluruh persentase tersebut diatas ke semuanya dibadingkan dengan pemberian pupuk agrophos (A0)

Dari data hasil penelitian tersebut di atas diketahui bahwa pemberian pupuk agrophos yang selama ini merupakan Rekomendasi pemberian pupuk pada bibit stump mata tidur tanman karet di polybag, ternyata dapat disubstitusi dengan pemberian sludge yang merupakan limbah padat dari pengolahan lateks pekat.

Downloads

Published

2020-01-22