http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/issue/feed Agroprimatech 2020-10-14T06:07:04+00:00 Julaili Irni julailiirni@yahoo.com Open Journal Systems <p>Agroprimatech&nbsp;is a National Scientific Journal for academics, practitioners, and Bureaucracy in encouraging equitable management of natural resources and sustainable. Agroprimatech&nbsp;is a periodic journal published twice a year by the&nbsp;Agrotechnology Studies Program of&nbsp; Prima Indonesia University with a focus on&nbsp; agriculture, environment and technology development.</p> http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/1246 KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA PERKEBUNAN SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN MUCUNA BRACTEATA DI PT.PP.LONDON SUMATRA INDONESIA,TBK UNIT SEI MERAH ESTATE 2020-09-08T15:42:11+00:00 Nisma Wati Hasibuan Nisma nismahasibuan0516@gmail.com <p><em>This study aims to</em><em> analyze or determine the chemical properties of oil palm plantations, findout soil sampling in the flield,determine the chemical properties of soil in</em><em> Mucuna Brcteata on TBM (Immature Plant) and TM (Producing Plant). at PT. PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate. The results showed that at PT. PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate, soil sampling techniques on TBM (Immature Plant) and TM (Producing Plant) as many as 5 samples that </em><em>each of the sample weight of 2 kg. Each of soil sample was taken at 9 points. Study of soil chemical properties covering soil pH </em><em>on</em><em> TBM around (5,12-5,5) is classified as low TM&nbsp; ranges (5,08) classified as low. The situation of KTK (Cation Exchange Capacity) </em><em>on</em><em> TBM ranges (32,31-40,00) is classified as high, TM &nbsp;(36.22) is classified as high. The state of C-Organic soil in the TBM ranges (6.05-7.22) is classified as very high and in TM ranges (5.52). classified as very high. The state of N-Total soil in the TBM ranges (0.08-0.14) is classified as low and in TM ranges (0.10) classified as low. P-Bray II in TBM (15,39-2,66) is classified as moderate TM range (19.19) classified as moderate.&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords: Study, Soil Chemical Properties,</em></strong> <strong><em>Coconut Palm&nbsp;</em></strong></p> 2020-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Agroprimatech http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/1325 RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KUBIS (Brassica oleraceae.L) DENGAN PEMBERIAN BERBAGAI JENIS DAN DOSIS PUPUK KANDANG 2020-10-05T03:27:27+00:00 Arvita Netti Haloho nettihaloho@gmail.com <p>Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis serta interaksi antara jenis dengan dosis pupuk kandang yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman kubis (Brassica oleraceae.L). Penelitian ini dilaksanakan di Tiga rungu Kabupaten Simalungun, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor pertama pemberian jenis pupuk kandang yang terdiri dari 3 taraf yaitu J1 (pupuk kandang ayam), J2 (pupuk kandang sapi), J3 (Pupuk kandang kerbau). Faktor kedua dosis pupuk kandang yang terdiri dari 3 taraf yaitu: D1 (75g/tanaman), D2 (100g/tanaman), D3 (125 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis dan dosis pupuk berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, sedangkan interaksi antara jenis dan dosis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata hanya pada pembentukan crop. Perlakuan pemberian pupuk kandang ayam dengan dosis 125g/tanaman menghasilkan kecepatan pembentukan crop tercepat (45,67 hari) berat kotor crop per tanaman sampel tertinggi (3,55 kg), berat bersih crop per tanaman sampel tertinggi (2,47 kg) berat kotor crop per plot (3,46 kg) dan berat bersih crop per plot (2,72 kg).</p> 2020-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Agroprimatech http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/1326 EKOLOGI ARTHROPODA PADA BEKAS SARANG ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER RESORT SEI BETUNG KECAMATAN BESITANG KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA 2020-10-05T03:33:24+00:00 Habibullah . mashabib15@gmail.com <p>Penelitian ini dilakukan di Taman Nasional Gunung Leuser Resort Sei Betung Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada bulan Januari 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, kemerataan, dominansi dan faktor fisika-kimia lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif survey. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan. Hasil penelitian ditemukan Arthropoda yang termasuk ke dalam 23 famili, 12 ordo dan 3 kelas (Insekta, Arachinida dan Chilopoda). Kelimpahan total Arthropoda sebanyak 1700 individu. Indeks keanekaragaman pada pohon Aglaia sp. 2.37 dan pada pohon Phyllanthus 1.83. Indeks kesamaan 52%. Indeks kemerataan pada pohon Aglaia sp. 0.73 dan pada pohon Phyllanthus 0.21. Indeks Dominansi pada pohon Aglaia sp. 0.13 dan pada pohon Phyllanthus 0.21. Kisaran rata-rata suhu udara berkisar 26.40C-28.20C, kisaran rata-rata suhu sarang 25.40C-280C dan kelembaban udara rata-rata berkisar 78%-85%.</p> 2020-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Agroprimatech http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/1327 EFEKTIVITAS PENAMBAHAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA (Lactuca sativa L.) 2020-10-05T03:41:11+00:00 Jonner Purba jannerpurba@gmail.com <p>Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk melihat Efektifitas Pemberian Pupuk Hayati dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Selada (Lactuca sativa L.) Penelitian dilaksanakan di lahan petani di Desa Pamatang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun sejak Oktober sampai Desember 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama pupuk hayati Petrobio dengan 4 taraf yaitu H0 (Tanpa pupuk), H1 (15kg/ha atau 1,5g/m2), H2 (30kg /ha atau 3g/m2), H3 (60kg/ha atau 6g/m2). Faktor kedua Pupuk NPK dengan 3 taraf yaitu N1: (100kg/ha atau 10g/m2), N2 (200kg/ha atau 20g/m2), N3 (300kg/ha atau 30g/m2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk hayati petrobio dan pupuk NPK menunjukan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, sedangkan interaksi antara pupuk Hayati dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pupuk hayati Petrobio degan dosis 60 kg/ha memberikan tanaman tertinggi 3 MST (10,06cm ), 4 MST (12,81cm), 5 MST (15,52cm), bobot per tanaman (149,56g) dan bobot per plot (3,26kg). Pupuk NPK dengan dosis 300kg/ha memberikan tanaman tertinggi 3 MST (10,10cm), 4 MST (12,57cm ), 5 MST (15,58cm), bobot per tanaman (158,61g) dan bobot per plot (3,28kg).</p> 2020-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Agroprimatech http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/1328 DAMPAK EKPLOTASI TAMBANG EMAS PT NUSA HALMAHERA MINERALS TEHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT 2020-10-05T03:48:07+00:00 Zulkifli Taib zulkiflitaib12@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kehidupan masyarakat Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, khususnya terkait dampak operasi tambang emas PT Nusa Halmahera Minerals terhadap sosial ekonomi masyarakat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data primer dan sekunder yang didapat dari buku, jurnal, BPS serta sumber lain yang relevan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas penduduk Kao Teluk berprofesi sebagai petani, hal ini dikarenakan masyarakat yang berprofesi segabai nelayan sebagian telah alih profesi menjadi pertani dikarenakan hasil tangkapan ikan dilaut telah berkurang. Hasil pertanian masyarakat Kao Teluk belum memadai dikarenakan semakin mengecilnya luasan lahan pertanian yang dimiliki oleh masyarakat, akibat terus adanya ekspansi areal pertambangan PT . Nusa Halmahera Minerals. Selain itu, produktivitas pertanian yang dilakukan masih rendah sehingga hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari namun belum bisa memenuhi standar gizi yang baik bagi masyarakat. Sektor pertanian yang merupan bukan bidang keahlian mereka sehingga kurangnya pengetahuan cara bercocok tanam yang baik. Ketersedian lahan yang semakin terbatas dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk secara tidak seimbang menyebabkan kesulitan bagi petani untuk dapat meningkatkan hasil pertaniannya guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pengolahan hasil pertanian telah dilakukan dengan maksimal tetapi pendapatan sektor pertanian yang digeluti belum memberikan produktivitas yang baik dikarenakan sebagian dari petani terutama yang berasal dari nelayan belum memiliki keterampilan yang mencukupi . Kelembagaan pertanian belum memberikan dorongan yang nyata bagi kelompok tani di wilayah ini.</p> 2020-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Agroprimatech http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/1329 KONFLIK AGRARIA PENGUASAAN TANAH ULAYAT MASYARAKAT KABUPATEN PULAU MOROTAI PROVINSI MALUKU UTARA 2020-10-05T03:55:12+00:00 Zulkifli Taib zulkiflitaib12@gmail.com <p>Konflik agraria tanah ulayat sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia terutama pada masalah pengelolaan sumber daya alam dengan asumsi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga terjadi di kawasan Perbatasan bagian timur Indonesia yaitu Kabupaten Pulau Morotai yang merupakan kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. Berbagai macam pendekatan untuk mencari solusi penyelesaian yang difasilitasi oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, tetapi gejolak konflik selalu saja terjadi. Kekuasaan organisasi tertinggi ada pada negara yang diharapkan dapat memfalisitasi penyelesaian sengketa berada pada posisi delimatis disatu sisi pemerintah mengupayakan adanya pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan penanaman modal disisi lain masyarakat mengklaim tanah yang suda ditempati sejak turun-temurun adalah tanah mereka. Diperlukan suatu model pembangunan yang berkelanjutan yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tetapi tidak mengabaikan kepentingan masyarakat pada tataran sosial ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan model tersebut kita akan mencapai pembangunan yang berwawasan lingkungan yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mewariskan sumberdaya alam kepada generasi yang akan datang</p> 2020-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Agroprimatech