Agroprimatech http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech <p>Agroprimatech is a National Scientific Journal for academics, practitioners, and Bureaucracy in encouraging equitable management of natural resources and sustainable. Agroprimatech is a periodic journal published twice a year by the Agrotechnology Studies Program of Prima Indonesia University with a focus on agriculture, environment and technology development.</p> <p>E-ISSN <a href="http://u.lipi.go.id/1502337194">2599-3232</a></p> <p>Publisher Fakultas Agro Teknologi, Universitas Prima Indonesia</p> Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia en-US Agroprimatech 2599-3232 PERAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI (KPHP) UNIT VI GORONTALO TERHADAP PENDAPATAN PENGRAJIN GULA SEMUT (Kelompok Tani Hutan Huyula Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo) http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2632 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan pengrajin gula semut di Kelompok Tani Hutan (KTH)&nbsp; Huyula serta menganalisis peran Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit VI Gorontalo terhadap pendapatan pengrajin gula semut KTH Huyula Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa KTH Huyula merupakan satu – satunya produsen gula semut dari Provinsi Gorontalo yang telah melakukan ekspor produknya ke luar negeri.&nbsp; Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai Januari 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan jumlah informan sebanyak 25 orang anggota KTH Huyula.&nbsp; Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, observasi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan variabel independen antara lain penggunaan tenaga kerja (X1), jumlah produksi (X2) dan harga (X3) terhadap variabel dependen yaitu pendapatan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata – rata pengrajin gula semut di KTH Huyula yang melakukan pengolahan nira aren menjadi gula semut yaitu sebesar Rp 1.095.292,-/produksi, pengrajin yang melakukan pengolahan nira aren menjadi bahan setengah jadi (dalam bentuk karamel) yaitu sebesar Rp 136.033,-/produksi. Faktor – faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan pengrajin gula semut di KTH Huyula yaitu jumlah produksi dan harga produk dengan nilai koefisien jumlah produksi sebesar 6916,898 dan harga produk sebesar 3,590. Hasil analysis skala <em>likert </em>terkait peran kelembagaan KPHP Unit VI Gorontalo dalam mengelola dan melakukan pendampingan terhadap pengarjin gula semut KTH Huyula yaitu sangat baik.</p> Feri Novriyal Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 44 52 10.34012/agroprimatech.v5i2.2632 PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA POLITEKNIK ADIGUNA MARITIM INDONESIA MEDAN http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2633 <p>Menurut Pasal 111 UU&nbsp; ketenagakerjaan ,peraturan perusahaan&nbsp; memuat :1)Hak dan kewajiban pengusaha,2) Hak dan kewajiban pekerja,3)Syarat kerja 4)Tata tertib perusahaan, 5)jangka waktu berlakunya peraturan perusahaan.Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan adalah instansi Lembaga Pendidikan yang berkiprah dalam mengembangkan pendidikan dan pelatihan dalam membangun kejayaan sumber daya manusia pelayaran Internasional dan Nasional, untuk mencapai Visi dan Misi Lembaga pendidikan tersebut sangat dibutuhkan kinerja pegawai yang berkompetensi profesional yang berpengetahuan ,berpengalaman, berkemampuan ,memiliki sikap dan minat. Tak kalah penting salah satu hal yang dapat meningkatkan Kinerja Pegawai adalah Gaya Kepemimpinan .Hasil analisis statistik dengan menggunakaan SPSS diperoleh hasil yaitu : 1.Variabel Kompetensi Profesional ( X<sub>1 </sub>) diperoleh t <sub>hitung </sub>&nbsp;sebesar 2,734 dengan probabilitas sebesar 0.007 yang nilainya di bawah 0,05. Dengan&nbsp; demikian H<sub>1</sub> diterima ,yang artinya terdapat pengaruh positif&nbsp; yang signifikan dan secara parsial&nbsp; Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Pegawai&nbsp; ( Y ) sebesar 34,2 %. 2. Variabel Gaya Kepemimpinan ( X <sub>2 ) </sub>diperoleh t<sub> hitung </sub>&nbsp;sebesar 6,275 dengan probabilitas 0,000 yang nilainya dibawah 0,05 .Dengan demikian&nbsp; H<sub>2</sub> diterima ,yang artinya terdapat pengaruh positif&nbsp; yang signifikan dan secara parsial Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai ( Y ) sebesar&nbsp; 61,7%.Besarnya koefisien determinasi ( R²) sebesar 0,837 atau 83,7%.&nbsp; Dapat diartikan bahwa 83,7 % variabel tidak bebas yaitu&nbsp; variabel Kinerja Pegawai pada model dapat diterangkan oleh&nbsp; variabel bebas yaitu variabel Kompetensi Profesional dan&nbsp; Gaya Kepemimpinan, sedangkan sisanya 16,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diuji dalam penelitian ini.</p> Suratni Ginting Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 53 57 10.34012/agroprimatech.v5i2.2633 KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DI DESA AIR MESU BARAT DAN CAMBAI INDUK, KABUPATEN BANGKA TENGAH http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2634 <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong>Desa Air Mesu Barat dan Cambai Induk merupakan dua dari beberapa desa yang mengelilingi kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Mangkol. Sejak dahulu, masyarakat di kedua desa ini memenuhi kebutuhan hidup dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar gunung tersebut. Salah satu sumber daya alam yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Air Mesu Barat dan Cambai Induk adalah satwa liar yang hidup di sekitar kawasan TAHURA Gunung Mangkol. Satwa liar tersebut biasa dimanfaatkan sebagai peruntukan mistis dan juga pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan satwa liar sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Desa Air Mesu Barat dan Cambai Induk, serta mengetahui jenis satwa liar yang dimanfaankan dan bagaimana cara mengolahnya. Penelitian ini dilaksanakan pada 1 November 2021 sampai dengan 31 Desember 2021. Metode yang digunakan adalah <em>snowball sampling</em> yang meliputi survei pendahuluan dan penentuan informan, kemudian pengumpulan data primer melalui wawancara. Berdasarkan hasil wawancara, didapatkan total 14 spesies satwa liar dari 14 famili dan 6 Kelas, yaitu Reptil, Mammalia, Aves, Insecta, Malacostraca dan Pisces. Diantara 14 spesies tersebut, satu diantaranya dimanfaatkan sebagai peruntukan mistis dan sisanya dimanfaakan sebagai obat tradisional.</p> Fifin Fitriana Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 58 67 10.34012/agroprimatech.v5i2.2634 PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIRMENT PLANNING PRODUK KERIPIK KENTANG http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2635 <ol start="11"> <li>Cita Mandiri merupakan perusahaan agroindustri berskala kecil dan menengah yang memproduksi dan memasarkan produk olahan makanan ringan atau cemilan berupa keripik, stik, opak dan sari buah. Penelitian ini bertujuan mengetahui perencanaan persediaan bahan baku dan peramalan jumlah produksi perusahaan. Metode penentuan responden yaitu <em>purposive sampling</em> dengan teknik <em>key informant</em> yaitu pemilik perusahaan. Analisis menggunakan metode peramalan berfungsi untuk optimalisasi ketersediaan bahan baku di masa yang akan datang dan MRP <em>(Material Requirement Planning)</em> berfungsi untuk meminimalkan harga yang dikeluarkan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan metode peramalan dengan moving averages dengan menggunakan aplikasi <em>POM QM forWindows Versi 3</em>, MAD <em>(Mean Absolute Deviation)</em> 15,6, MSE <em>(Mean Squared Error)</em> 530,3, dan MAPE <em>(Mean Absolute Percent Error)</em> 0,11. Diketahui hasil data peramalan diperoleh satu tahun sebelumnya pada bulan Januari sampai Desember 2017 untuk total produksi sebesar 258,52 kg sehingga perusahaan dapat merencanakan yang baik dalam pemenuhan persediaan bahan baku.</li> </ol> Briyan Nomianta Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 68 75 10.34012/agroprimatech.v5i2.2635 Pendugaan Parameter Demografi Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea abotti) Di Masakambing Kepulauan Masalembo http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2637 <p>Kakatua jambul kuning merupakan species terancam punah yang disebabkan oleh perubahan alam dan keberadaan manusia. Studi literatur ini membahas tentang aspek bioekologi dan penurunan jumlah populasi kakatua jambul kuning tersebut dari tahun1995, 1997, 1998, 2008 sampai 2009 dan 2012. Pada tahun 1995 ditemukan 1 betina 2 jantan sedangkan pada tahun 1997 ditemukan 5 individu tanpa diketahui seks ratio satwa tersebut sedangkan pada tahun 1998 di Pulau Alor dan Pantar sebanyak 109 individu. Pada tahun 2008 ditemukan 4 pasang dan 2 anakan sedangkan pada tahun 2009 hanya ditemukan 3 pasang dan 2 remaja kakatua jambul kuning. Pada tahun 2012 ditemukan 69 ekor yang tersebar di desa Golomori NTTHal ini disebabkan oleh banyaknya pohon sarang yaitu pohon kelapa, randu maupun api-api yang ditebang serta pengambilan spesies secara besar-besaran untuk diekspor keluar negeri.</p> Julaili irni Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 76 83 10.34012/agroprimatech.v5i2.2637 ACCSESS AND BENEFIT SHARING SDG : PERATURAN DAN IMPLEMENTASINYA DI AFRIKA SELATAN http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2638 <p>Afrika Selatan adalah sebuah negara di Afrika bagian selatan dan bertetangga dengan Namibia, Botswana dan Zimbabwe di utara, Mozambik dan Swaziland di timur laut. Afrika Selatan terletak di 29° 00' S, 24° 00' T. Luas kawasannya adalah 1.219.912 km² termasuk Pulau Robben dan Kepulauan Prince Edwards (Pulau Marion dan Pulau Prince Edward). Afrika Selatan bersebelahan dengan Samudra Atlantik di pantai barat dan Samudra Selatan dan Samudra Hindia di pantai timur. Arus utama di samudra-samudra tersebut adalah arus sejuk Benguela dan arus hangat Agulhas. Titik paling rendah adalah Samudra Atlantik pada 0 m dan paling tinggi ialah Njesuthi pada ketinggian 3.408 m. Afrika Selatan juga mempunyai iklim yang berbeda-beda. Di barat daya negara ini, iklimnya adalah Mediterania, di kawasan pendalaman ia beriklim sederhana, dan di timur laut iklimnya adalah subtropis.</p> <p>Afrika Selatan adalah sebuah negara maju dengan penduduk yang berpendapatan sederhana. Negara ini kaya dengan bahan tambang terutamanya bahan tambang bernilai tinggi seperti emas, platinum dan berlian. Ia juga mempunyai sistem keuangan, perundangan, telekomunikasi, energi, infrastruktur yang maju dan modern. Bursa sahamnya di Johannesburg begitu aktif hingga pernah berada di urutan ke-10 terbesar di dunia. Dalam hal ini Afrika Selatan juga memiliki sumber daya genetik yang cukup banyak jumlahnya sehingga diadakan penindak lanjutan terhadap keuntungan kepada masyarakat sekitar dengan adanya sumber daya alam yang telah disediakan di bumi ini.</p> Koko Junaidi Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 84 88 10.34012/agroprimatech.v5i2.2638 Potensi Ekstrak Etanol Daun Suren (Toona Sinensis) Sebagai Insektisida Nabati dalam Pengendalian Hama Ulat Api (Setothosea Asigna V. Eecke) http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/2820 <p style="font-weight: 400;">Salah satu hama yang terdapat pada perkebunan kelapa sawit adalah hama ulat api (<em>Setothosea asigna </em>v. Eecke), merupakan hama yang dapat menyebabkan kerusakan berat serta sangat merugikan perkebunan kelapa sawit. Untuk daerah tertentu, ulat api sudah menjadi endemik sehingga sangat sulit dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemberian ekstrak daun suren sebagai insektisida nabati dalam mengendalikan hama ulat api (<em>Setothosea asigna</em> V. Eecke). Daun suren diekstrak menggunakan pelarut etanol 96% dengan cara maserasi, yang selanjutnya dilakukan penguapan menggunakan <em>rotary evaporator</em> sehingga didapatkan ekstrak pekat. Variasi konsentrasi ekstrak daun suren yang digunakan pada penelitian ini adalah 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Metode yang dilakukan adalah metode penyemprotan langsung ekstrak daun suren ke ulat api yang ada pada bibit kelapa sawit dengan menggunakan Deltametrin sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun suren dapat mengendalikan hama ulat api dengan rataan tercepat waktu kematian seluruh ulat api adalah 22 jam 3 menit pada konsentrasi 30%. &nbsp;Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun suren mempunyai aktivitas yang sangat baik dalam mengendalikan hama ulat api pada tanaman kelapa sawit.</p> <p style="font-weight: 400;">&nbsp;</p> <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: </em><em>Daun suren; hama ulat api (Setothosea asigna V. Eecke.); insektisida nabati</em></p> Harmileni Harmileni Copyright (c) 2022 Agroprimatech 2022-04-26 2022-04-26 5 2 89 95