Studi Kasus Kemampuan Berbahasa dalam Penulisan Berita Mahasiswa Magang Jurnalistik di Humas Universitas Jambi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Budi Santoso
Rasdawita Rasdawita
Hilman Yusra

Abstract

This study aims to map the language proficiency of students participating in a journalism internship at the Public Relations Office of Jambi University (UNJA) in writing news articles, focusing on three linguistic domains—spelling, morphology, and syntax—as well as identifying the most frequently occurring types of errors. This study employed a qualitative case study design involving eight students of Indonesian Language and Literature Education whose news articles were published on the UNJA Public Relations portal. Data were collected through two methods, namely the analysis of news manuscripts and in-depth interviews, and were subsequently interpreted using the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the overall language proficiency of the student interns remains at a developing level. An analysis of the news articles written by the eight students identified a total of 445 language errors, consisting of 253 spelling errors, 155 syntactic errors, and 37 morphological errors. The error patterns were systematic and recurring, influenced by informal language interference, intralingual errors, and journalism instruction that had not yet been integrated with the internship program. The most prominent errors occurred in the spelling aspect, including the writing of dates, academic degrees, nonstandard words, capitalization, and punctuation. Based on these findings, this study recommends improving the journalism curriculum and encouraging the consistent use of the online KBBI and EYD V as linguistic references.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Rasdawita Rasdawita, Universitas Jambi

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

 

Hilman Yusra, Universitas Jambi

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

 

How to Cite
Santoso, B., Rasdawita, R., & Yusra, H. (2026). Studi Kasus Kemampuan Berbahasa dalam Penulisan Berita Mahasiswa Magang Jurnalistik di Humas Universitas Jambi. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 8(2), 299–315. https://doi.org/10.34012/bip.v8i2.8580

References

  1. Aliyah, H., Syafroni, R., & Suntoko, S. (2022). Analisis deiksis sosial pada teks berita media daring Detik News seputar COVID-19. Jurnal Educatio FKIP Unma, 8(1), 22–26.
  2. Annisa, S., & Amalia, N. (2022). Analisis kesalahan berbahasa bidang fonologi dan morfologi pada cuitan pengguna Twitter. Silampari Bisa, 5(2), 252–270.
  3. Aunurrahman, A., Hafis, M., & Sahrawi, S. (2020). Pelatihan menghadapi berita palsu di era revolusi industri 4.0 di Kabupaten Kubu Raya. Gervasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 241–254.
  4. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi Kelima (EYD V). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://ejaan.kemdikbud.go.id/
  5. Bungsu, A. U., Purnama, P. N., & Wijayanti, L. (2023). Budaya Literasi Era Digital pada Perkembangan Penerbitan Koleksi Elektronik di Indonesia. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 7(2), 141–150.
  6. Damanik, R., Bratayadnya, P., & Nindhia, C. (2025). Budaya Bali dalam foto jurnalistik pada program acara televisi Bali Shanti di iNews Bali. Retina: Jurnal Fotografi, 5(1), 33–46.
  7. Fadila, R. N., Rahma, M. A., Trisnawati, T., Astuti, H. F. W., Ahmad, R. H., Fuadin, R. F., Barokah, P. R., & Fisya'bani, F. (2024). Media, komunikasi, dan jurnalistik di era digital: Teori, praktik, dan tantangan masa depan (A. F. Qohar & A. F. Rohman, Eds.). Penerbit Qriset Indonesia.
  8. Ferdi, F., Wibowo, I. S., Harahap, E. P., Rustam, R., & Ningsih, A. G. (2023). Analisis kesalahan penggunaan ejaan dalam penulisan berita mahasiswa PBSI yang dimuat dalam website FKIP Genta UNJA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 13(4), 361–370.
  9. Ginting, L. S. D. B. (2020). AKBI: Analisis kesalahan berbahasa Indonesia. Guepedia.
  10. Haliq, A. (2025). Kesalahan berbahasa dalam media massa serta dampaknya terhadap pemahaman publik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 243–256.
  11. Hidayat, P., Sudiana, I. N., & Tantri, A. A. S. (2021). Analisis kesalahan berbahasa pada penulisan berita Detik Finance dan Detik News. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(3), 318–326.
  12. Jumadi, J., Nurcaya, N., Samad, A. G., & Muhlis, M. (2023). Analisis kesalahan berbahasa pada karangan deskripsi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1563–1577.
  13. Kholifah, U., & Sabardila, A. (2020). Analisis kesalahan gaya berbahasa pada sosial media Instagram dalam caption dan komentar. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 15(3), 352–364.
  14. Kushartanti, B., Yuwono, U., & Lauder, M. R. (2024). Pesona bahasa: Langkah awal untuk memahami linguistik (edisi kedua). Gramedia Pustaka Utama.
  15. Mantasiah, R., & Yusri. (2020). Analisis kesalahan berbahasa (sebuah pendekatan dalam pengajaran bahasa). Deepublish.
  16. Nafinuddin, S. (2020). Analisis kesalahan berbahasa dalam bahasa Indonesia.
  17. Natasya, A. T., Malau, C. C., Fadilah, N., Irfani, V. A., & Siregar, M. W. (2024). Analisis kesalahan bahasa Indonesia pada jurnal ilmiah. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 2(2), 81–90.
  18. Pratiwiningrum, Y., Rukayah, & Ardiansyah, R. (2023). Analisis penyebab kesalahan penggunaan kalimat efektif dalam teks narasi peserta didik kelas V sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 10(6).
  19. Puspitasari, R., & Anggraini, P. (2022). Kesalahan berbahasa pada berita daring di website Malang Posco Media edisi Februari 2022. Pena Literasi, 5(2), 188–200.
  20. Rasdawita, Haliza, F., & Rahmawati. (2024). Penerapan media YouTube dalam pembelajaran menganalisis berita palsu pada siswa SMP. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 9(4), 881–892.
  21. Rofiq, A., & Nuzula, K. A. (2021). Proses morfologis reduplikasi dalam buku Generasi Optimis karya Ahmad Rifa'i Rif'an. Jurnal PENEROKA, 1(1), 42–58. https://doi.org/10.30739/peneroka.v1i01.737
  22. Rozani, M., Asista, & Hartati. (2024). Kesalahan berbahasa mahasiswa Universitas Bangka Belitung: Studi kasus makalah mahasiswa. Jurnal Bindo Sastra, 8(1).
  23. Sa’diyah, I. (2022). Kesalahan berbahasa Indonesia tulis pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis oleh peserta pelatihan menulis LPDP. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 255–271.
  24. Sabriadi, R., Nurhikmah, N., S, Z., & Idris, I. (2023). Analisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia dalam membuat kalimat pada siswa SMP. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(1), 99–104.
  25. Saep, A. (2022). Penggunaan Bahasa Jurnalistik pada Surat Kabar Online Galuh.ID. Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(2), 117. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v6i2.7692
  26. Santana, S. (2017). Jurnalisme kontemporer (edisi kedua). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
  27. Sari, S. W., Qoryah, A. N., & Aprilia, O. Y. (2020). Analisis kesalahan berbahasa bidang morfologi pada portal Radar Solo tema Covid-19. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 82–92.
  28. Serungke, M., dkk. (2023). Analisis Kesalahan Penerapan Ejaan Bahasa Indonesia.
  29. Shantika, D. (2021). Error analysis in the news on krjogja.com and the relationship with teaching materials in Indonesian error analysis. Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 425–438.
  30. Simanjuntak, F. M., Sibagariang, A., Manullang, T. D., Situmorang, Y. Y., Yogbakci, A., & Hadi, W. (2024). Analisis kesalahan berbahasa pada teks laporan riset mini mahasiswa Universitas Negeri Medan. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya, 2(3), 203.
  31. Sitorus, J. P. (2022). Anakes Bindo (Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia). Evernity Fisher Media.
  32. Sudarjat, M. F. F., & Khoirudin. (2024). Kebijakan penggunaan bahasa jurnalistik populis pada Pikiranrakyat dan Pikiran-Rakyat.com. Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik, 9(4).
  33. Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (edisi ketiga). Alfabeta.
  34. Suparsa, I. N., & Susrawan, I. N. A. (2024). Buku Ajar Morfologi: Teori dan Penerapannya. Universitas Mahasaraswati Press.
  35. Tarigan, H. G., & Tarigan, D. (2021). Pengajaran analisis kesalahan berbahasa. Penerbit Angkasa.
  36. Tarmini, W., & Sulistyawati, R. (2019). Sintaksis bahasa Indonesia. UHAMKA Press.
  37. Thavany, S. P., Afivah, I., Mutiara, L., & Nurjamilah, A. S. (2024). Analisis kesalahan berbahasa pada berita tentang perguruan tinggi dalam media daring Detik.com berdasarkan kategori linguistik. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 86–98.
  38. Wisrayani, W., Hamzah, R. A., & Nurfitriana, S. (2025). Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (sintaksis dan semantik) sebagai kaidah bahasa Indonesia serta analisis kesalahan berbahasa Indonesia. Jurnal Bima, 3(2), 150.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.