Exploratory Data Analysis Historical Cryptocurrency

Authors

  • Ezra Christina Septiana Panjaitan a:1:{s:5:"en_US";s:27:"Universitas Prima Indonesia";}
  • Evta Indra UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

Abstract

Penelitian ini menganalisis data historis cryptocurrency menggunakan metode Exploratory Data Analysis (EDA) untuk membantu investor pemula memahami pergerakan harga mata uang kripto. Cryptocurrency, sebagai uang digital yang tidak berwujud fisik, memiliki tingkat volatilitas tinggi yang sering menyebabkan kerugian bagi investor yang kurang berpengalaman dalam menganalisis data historis. Menggunakan dataset dari CoinMarketCap yang terdiri dari 679.183 baris dan 13 kolom periode 2017-2022, penelitian ini menerapkan metodologi EDA dengan pendekatan visualisasi data. Prosedur penelitian mencakup analisis masalah, data acquisition melalui web scraping, data cleaning, dan exploratory data analysis.

Hasil analisis menunjukkan persaingan antara Bitcoin dan Ethereum. Berdasarkan marketval, Bitcoin mencapai $140.000.000.000, sementara Ethereum $80.000.000.000. Volume Bitcoin mencapai $8.000.000.000, sedangkan Ethereum $4.000.000.000. Analisis price movement menunjukkan Ethereum mencapai $140.000, sementara Bitcoin $1. Dalam analisis moving average, Ethereum menunjukkan performa lebih baik dengan grafik mencapai $105.000, dibandingkan Bitcoin yang hanya mencapai $0,8. Penelitian ini berkontribusi dalam membantu investor pemula memahami dinamika pasar cryptocurrency melalui analisis data historis. Hasil visualisasi dan analisis dapat digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan investasi dan meminimalisir risiko kerugian. Studi ini merekomendasikan penggunaan data historis sebagai alat prediksi dibandingkan pengambilan keputusan berbasis intuisi dalam investasi cryptocurrency.

Downloads

Published

2025-02-27

How to Cite

[1]
E. C. S. Panjaitan and E. . Indra, “Exploratory Data Analysis Historical Cryptocurrency”, JUSIKOM PRIMA, vol. 8, no. 2, pp. 90-100, Feb. 2025.