A Deteksi Dini PTM, Pemeriksaan Gula Darah, Kolesterol dan Asam Urat

Authors

  • Ganda AgustinaSimbolon Akdemi Kebidanan Tarutung
  • Juana Linda Simbolon Akdemi Kebidanan Tarutung
  • Emilia Sitompul a:1:{s:5:"en_US";s:55:"Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D-III Kebidanan Tarutung";}

DOI:

https://doi.org/10.34012/mitraprima.v2i1.1416

Keywords:

Penyakit Tidak Menular (PTM), Diabetes Melitus (DM), Asam Urat, Kolesterol

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) dewasa ini telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar khususnya di Indonesia. Hal ini ditandai dengan bergesernya pola penyakit yang sering disebut dengan transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti stroke, jantung dan diabetes mellitus. Penyebab kematian tertinggi di dunia adalah penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif merupakan istilah yang secara medis digunakan untuk menerangkan adanya suatu proses kemunduran fungsi sel saraf tanpa sebab yang diketahui, yaitu dari keadaan normal sebelumnya ke keadaan yang lebih buruk. Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) secara signifikan akan menambah beban masyarakat dan pemerintah, karena penanganannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, biaya yang besar dan teknologi tinggi. Untuk itu perlu diadakan pemeriksaan kadar glukosa darah, kolesterol dan asam urat sehingga bisa terdeteksi sejak dini serta diadakan penyuluhan tentang pentingnya pola hidup sehat dan pencegahan penyakit diabetes melitus, hiperlipidemia serta asam urat. Tingkat derajat kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan diantaranya dengan adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan yang memungkinkan sekali untuk diadakan pemeriksaan kesehatan secara langsung yaitu pemeriksaan glukosa, asam urat, dan kolesterol.

References

American Diabetes Association. Standarsdof Medical Care in Diabetes, ADA, USA, 2010.

Andry, S. A. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kadar Asam Urat Pada Pekerja Kantor di Desa Karang Turi, Kecamatan Bumiayu, Brebes. The Soedirman Journal of Nursing, 1-6, 2009.

Baraas, F.Mencegah Serangan Jantung dengan Menekan Kolesterol, Yayasan Kardia Iqratama, Jakarta, 2003.

Bull, Eleanor dan Morrell, Kolesteroli, Erlangga, Jakarta, 2007.

Burduli, M. The Adequate Control of Type 2 Diabetes Mellitus in an Elderly Age http://www.gestosis.ge/eng/pdf_09/Mary_Burduli.pdf, 10 Maret 2014.

Depkes. Materi Rakernas, Depkes RI, Jakarta. Darmojo, B., 2009, Buku Ajar Geriatri: Teori Proses Menua, Edisi Ke-4, Balai Penerbit FKUI, Jakarta,2007.

Effendi F. dan Makhfudli.Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan, Salemba Medika, Jakarta, 2009.

Francis, H. M.Uric Acid, Terjemahan Suseno Akbar, Salemba Medika, Jakarta, 2000.

Graha, K. C. Kolesterol. Jakarta: PT Elex Media Komputido. International Diabetes Federation. (2015). IDF Diabetes Atlas –7th Edition. Belgium, 2010.

Kane, R.L., Ouslander J.G., Abras R.B., Resnick B.Essentials of ClinicalGeriatrics, Edisi Keenam, McGraw Hill, New York, 2009.

Kemenkes, R. I. Diabetes melitus penyebab kematian nomor 6 di dunia: kemenkes tawarkan solusi cerdik melalui posbindu. Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Jakarta, 2013.

Kertia, Nyoman.Asam Urat, Kartika Media, Yogyakarta, 2009.

Lieberman M., Marks A.D.Basic Medical Biochemistry: a Clinical Approach, Edisi Ketiga, Lippincott Williams & Wilkins, Philadelpia, 2009.20%16%15%49%Hasil Pemeriksaan Kadar Glukosa, Asam Urat dan KolesterolGlukosaLebihAsam UratLebihKolesterolLebihBatasNormal.

Mandell, B. F.Cleveland Clinic Journal of Medicine: Clinical Manifestasions of Hyperuricemia and Gout, Department of Rheumatic and Immunologic Diseases, Center for Vasculitis Care and Research, Cleveland Clinic, Cleveland, 2008.

Murray, D.V.Metabolisme Lipid: Pengangkutan & Penyimpanan Lipid. dalam: Kathleen M.Bootham & Peter A. Mayes. Biokimia Haper. Edisi 27. Jakarta: EGC; 225-233, 2009.

Nurhidayah, Astuti R, and Nurrahman. Black Rice Potential in HDL and LDL Profile in Sprague Dawlay Rat withHigh Cholerterol Diet. IOP Conference Series. Earth and Environmental Science, 2019.

Price Sylvia A, Lorraine M. Wilson. Patofisiologi Konsep Klinis ProsesProses Penyakit, edisi 6. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2006.

Rochmah, W. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam: Diabetes Mellitus pada Usia Lanjut, Edisi Keempat, Pusat Penerbitan IPD FKUI, Jakarta, 2007.

Ronco C., Franscesco R. Hyperuricemic Syndromes: Pathophysiology and Therapy Vo. 147, Karger, New York, 2005.

Sacher, Ronald A., Richard A. M.Tinjauan Klinis hasil Pemeriksaan Laboratorium, Edisi Ke-11, Terjemahan Brahm U. Pendit dan Dewi Wulandari, EGC, Jakarta, 2004.

Santoso, Soegeng, dkk.Kesehatan dan Gizi, Rineka Cipta, Jakarta,1999.

Sartika, Sumangkut, Wenny S., Frenly O.Hubungan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes militus tipe 2 di poli interna BLU.RSUP. Prof.Dr.R.D.Kandou Manado, 2013.

Stanley M. dan P. G. Beare.Buku Ajar Keperawatan Gerontik, Edisi Kedua, EGC, Jakarta, 2006.

Syabatini, Annisa. Analisa Campuran Dua komponen Tanpa Pemisahan dengan Spektofotometer.Pontianak : UNLAM Press, 2010.

Tisnadjaja D. Bebas Kolesterol dan Demam Berdarah dengan Angkak. Penebar Swadaya. Jakarta, 2006.

Widada S.T., dkk.Gambaran Perbedaan Kadar Kolesterol Total Metode HOD-PAP Sampel Serum dan Sampel Plasma EDTA. Jurnal Teknologi Laboratorium. Vol. 5, No. 1 Clinical Chemistry. 41-44, 2016.

World Helath Organization. Global Report on Diabetes.WHO Library Cataloguing-in-Publication Data, 2016.

Downloads

Published

2020-11-26 — Updated on 2020-12-08

Versions

How to Cite

AgustinaSimbolon, G., Linda Simbolon, J., & Sitompul, E. (2020). A Deteksi Dini PTM, Pemeriksaan Gula Darah, Kolesterol dan Asam Urat. Jurnal Mitra Prima, 2(2), 10-15. https://doi.org/10.34012/mitraprima.v2i1.1416 (Original work published November 26, 2020)