EVALUASI BASIS DATA TERPADU (BDT) PENERIMA BANTUAN RUMAH MENGGUNAKAN METODE FUZZY SAW DI BAPPEDA PROVINSI ACEH

  • Heri Irawan Universitas Samudra

Abstrak

Pemerintah Provinsi Aceh berusaha mengurangi kesenjangan masyarakat salahnya satunya masalah tempat tinggal yang layak. Di Aceh masih banyak dijumpai keluarga yang tinggal dirumah yang sangat kurang layak. Oleh karena itu pemerintah mencoba mendata seluruh warga aceh supaya dapat menerima bantuan renovasi rumah layak huni dengan menggunakan basis data terpadu (BDT). Akan tetapi tidak banyak juga yang masuk kategori di dalam BDT ini yang salah sasaran dikarenakan tidak ada prioritas pembobotan untuk setiap kriteria untuk calon penerima rumah bantuan ini. Dengan metode SAW diharapkan setiap kiteria akan terbobot dengan tepat sehingga tidak terjadi lagi bantuan yang salah sasaran.Penelitian ini dilakukan di gampong bukit Puuk kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur.Berdasarkan data dari dinas Sosial dan Bapeda Provinsi Aceh penentuan kriteria penerima bantuan rumah berjumlah 28 kriteria dan berdasarkan basis data terpadu (BDT) untuk gampong Bukit Puuk Alternatif yang di usulkan sebanyak 8KK. Tahapan yang dilakukan dimulai dengan menetukan rating kecocokan setiap alternatif pada setiap kriteria. Kemudian membuat matrik keputusan berdasarkan kriteria dan melakukan normalisasi matrik berdasarkan persamaan yang disesuaikan dengan jenis atribut (keuntungan ataupun biaya) sehingga didapat nilai Alternatif. Hasil Akhir dari penelitian ini adalah dengan menilai nilai V diperoleh1 alternatif layak diberi bantuan bangun rumah, 7 alternatif dipertimbangkan menerima bantuan renovasi rumah dan 1 alternatif tidak layak menerima bantuan.

Diterbitkan
2018-10-31
##submission.howToCite##
IRAWAN, Heri. EVALUASI BASIS DATA TERPADU (BDT) PENERIMA BANTUAN RUMAH MENGGUNAKAN METODE FUZZY SAW DI BAPPEDA PROVINSI ACEH. JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima), [S.l.], v. 2, n. 1, oct. 2018. ISSN 2581-057X. Tersedia pada: <http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/juriti/article/view/349>. Tanggal Akses: 26 apr. 2019
Bagian
Articles