RANCANGAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA PADA STASIUN ASSEMBLY LINE GUNA MENGURANGI KELUHAN MUSCULOSCELETAL DISORDERS (MSDs) DI CV NAGA MAS TANJUNG MORAWA

  • Rini Halila Nasution Universitas Harapan Medan

Abstrak

Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan sumber ekonomi potensial di masyarakat yang mampu menggerakkan roda ekonomi sampai pada masyarakat bawah..UKM Naga Masadalah salah satu UKM yang memproduksisapu ijuk, yang perlu mendapatkan perbaikan pada fasilitas kerjanya. Perbaikan diawali dengan mengidentifikasi keluhan operator melalui penyebaran kuisioner Standardized Nordic Questionnaire (SNQ). Hasil dari identifikasi ini diketahui para operator mengalami keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Langkah berikutnya adalah melakukan analisis lebih mendalam dengan metode Quick Exposure Checklist (QEC). Hasil dari langkah ini mengungkap bahwa aktivitas kerja pada assembling sapu ijuk tergolong pada tingkatan risiko sangat tinggi sehingga diperlukan investigasi dan penanganan lebih lanjut. Kondisi ini terjadi dikarenakan seringnya operator bekerja dengan postur kerja yang janggal, yaitu postur membungkuk, menarik dan duduk. Postur kerja ini memicu timbulnya gangguan pada otot, kesemutan, pegal, dan sakit pada sendi sehingga menimbulkan keluhan-keluhan operator. Keadaan ini mengindikasikan bahwa aktivitas tersebut tergolong kedalam kategori berbahaya dan dapat menyebabkan risiko MSDs. Pemecahan masalah ini dilakukan dengan memberi rekomendasi yaitu menunjukkan postur kerja yang baik dan memberi perancangan fasilitas kerjayakni meja dan bangku untuk mengurangi keluhan MSDs.

Diterbitkan
2018-10-31
##submission.howToCite##
NASUTION, Rini Halila. RANCANGAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA PADA STASIUN ASSEMBLY LINE GUNA MENGURANGI KELUHAN MUSCULOSCELETAL DISORDERS (MSDs) DI CV NAGA MAS TANJUNG MORAWA. JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima), [S.l.], v. 2, n. 1, oct. 2018. ISSN 2581-057X. Tersedia pada: <http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/juriti/article/view/347>. Tanggal Akses: 23 july 2019
Bagian
Articles