Analisa Kelayakan Perancangan Ulang Tata Letak Pabrik Pengolah Biji Kopi Menggunakan Metode Activity Relationship Chart (ARC)

Main Article Content

Yudi Daeng

Abstract

Tata letak fasilitas merupakan suatu perancangan yang terintegritas dari aliran atau arus komponen - komponen suatu produk (barang dan atau jasa) didalam sebuah sistem operasi (manufakturing dan atau non  manufaktur) guna memperoleh interelasi yang paling  efektif dan  efisien antara  pekerja, bahan, mesin dan  peralatan serta penanganan dan pemindahan bahan, barang setengah jadi, dari bagian satu ke bagian lainnya. CV. Yudi Putra Medan mengeskpor diluar Indonesia, ke berbagai negara, yaitu: Amerika Serikat, Australia, Asia, dan Eropa. Hal ini merupakan kendala industri untuk memenuhi pemesan atau konsumen dengan biaya paling standar dan dapat menghadapi persaingan untuk meratakan keseimbangan yang terdapat antara unit produksi dengan permintaan.Alur tata letak fasilitas yang ada di CV. Yudi Putra ini belum sesuai dengan Standart Operasional Prosedur yang telah ditetapkan sehingga timbul back tracking pada beberapa kegitan produksi.Dengan adanya masalah tersebut  maka  dilakukan  penelitian  dengan  menggunakan  metode  kualitatif  Activity  Relationship Chart. Metode Activity Relationship Chart merupakan metode yang cocok dalam merancang tata letak baru pada CV. Yudi Putra ini, dengan tolak ukur berdekatan hubungan antara departemen satu dengan lainnya serta mengkonversikan dengan alasan- alasan yang mendasarinya. Activity Relationship Chart ini hampir mirip dengan From To Chart, hanya saja disini analisisnya bersifat kualitatif. Kalau pada From To Chart analisis dilaksanakan berdasarkan angka-angka berat/volume dan jarak perpindahan bahan dari satu departemen ke departemen lain. Berdasarkan hasil Activity Relationship Chart (ARC) terjadi perpindahan pada stasiun misal mesin pengupas pindah kesebelah stasiun pencucian dikarenakan alur proses pada kegiatan CV. Yudi Putra Medan.

Article Details

Section
Articles