Analisis Resiko Kecelakaan Kerja di PT Jaya Beton Indonesia dengan Metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control)

Main Article Content

Prasetyo Amanda

Abstract

PT. Jaya Beton Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri dan infrastruktur yang memproduksi pengolahan hasil beton. Masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu perhatian utama di PT. Jaya Beton Indonesia dikarenakan masih tingginya jumlah kecelakaan selama kurun waktu 3 tahun terakhir. Terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja tentu saja menjadikan masalah yang besar bagi kelangsungan sebuah perusahaan. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC), dengan melakukan identifikasi bahaya (hazard identification), penilaian risiko (risk assessment) dan pengendalian risiko (risk control) yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja yang terjadi sehingga dapat dilakukan pencegahannya. Hasil penelitian basic risk didapatkan 7 risiko (25%) berada pada kategori priority 3, 16 risiko (57%) pada kategori substantial, 3 risiko (11%) pada kategori priority,2 risiko (7%) Hasil penelitian existing risk didapatkan 12 risiko (43%), dan pada katagori priority 3  12 risiko (43%), sebanyak 3 risiko substantial 3 (11%) dan 1 risiko priority  (3%). Pengendalian risiko yang diusulkan adalah melakukan pemasangan rambu-rambu safety sign ditempat yang mudah dilihat disetiap area kerja, melakukan sosialisasi mengenai K3, terutama dibagian yang berpotensi bahaya dan risiko yang ada di tempat kerja dan menegakkan disiplin dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).

Article Details

Section
Articles