GAMBARAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN DIARE AKUT PADA BALITA YANG DIRAWAT INAP DI RSU ROYAL PRIMA MEDAN

Main Article Content

Suhartina Suhartina

Abstract

Penyakit diare akut pada balita adalah penyakit yang  ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi tinja lebih dari biasanya tiga  kali  dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran diagnostic dan penatalaksanaan diare akut pada balita yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian desain studi kasus bersifat deskriptif dan retrospektif dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 sampel. Data dikumpulkan dengan cara purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase tertinggi pada kelompok umur 37-60 bulan yaitu 27 orang(27%).Jenis kelamin laki-laki paling banyak ditemukan yaitu 69 orang (69%). Keluhan utama terbanyak yaitu mencret 100 orang (100%). Keluhan tambahan terbanyak yaitu demam 78 orang (78%). Pada pemeriksaan fisik banyak ditemukan nadi cepat dan pristaltik meningkat yaitu  100 orang (100%). Pemeriksaan penunjang terbanyak yaitu pemeriksaan makroskop istinja konsistensi cair yaitu 100 orang (100%). Penatalaksanaan farmakologi yang diberikan anti mikroba sebanyak 12 orang (12%), zink 100 orang (100%), probitik 100 orang (100%) dan non-farmakologi RL 100 orang (100%). Lama rawatan terlama 4 hari yaitu 36 orang (36%) dan umumnya keadaan sewaktu pulang sembuh yaitu 100 orang (100%).

Article Details

How to Cite
Suhartina, S. (2021). GAMBARAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN DIARE AKUT PADA BALITA YANG DIRAWAT INAP DI RSU ROYAL PRIMA MEDAN. PRIMER (Prima Medical Journal), 6(1). https://doi.org/10.34012/pmj.v4i1.1389
Section
Articles

References

Behrman RE.& Kliegman RM. 2010, Nelson Esensi Pediatri, ed 4, Jakarta: ECG, 509-515

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2010. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2010.

Departemen kesehatan RI, 2014.Pusdatin-buletin diare.www.depkes.go.id.

Departemen kesehatan RI, 2011 .Buku Saku Petugas Kesehatan Lintas Diare, Edisi 2011, Jakarta: Departeman Kesehatan RI; Hal 1-6.

Festy A, (2012). Etiologi dan Gambaran Klinis Diare Akut di RSU dr. Kariadi. Semarang, 8-10.

Hassan R., dan Alatas H., 2007. Diare pada Bayi dan Anak Buku Kuliah I Ilmu Kesehatan Anak, Jakarta : Infomedika : Hlm 283-287.

Kemenkes RI. (2010). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta.

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta

Latief, A., Putra, S. T., Napitupulu, P. M., Pujiadi, A., & Ghazali, M. V. (2007). Ilmu Kesehata Anak. Jakarta: Infomedika Jakarta.

Majid, N. A., & Sofiana, L. (2015). HubunganHigiene Perorangan dan Kepadatan Lalat dengan Diare pada Balita. Portal Garuda , 116.

Manoppo, J. I. (2010). Profil Diare Akut degan Dehidrasi Berat di Ruang Perawatan Intensif Anak Departemen Ilmu . Sari Pediatri , 57-58.

Marcdante, K. J., Kliegman, R. M., Jenson, H. B., & Behrman, R. E. (2014). Nelson Ilmu Kesehatan Anak Esensial. Indonesia: Saunders Elsevier; 459-483.

Mulyani, S., Aryani, D., & Umam, N. (2015). Efektifitas Pemberian Probiotik terhadap Durasi Diare Anak. journal.uad.ac.id , 72.

Pudjiadi, A. H., Hegar, B., Handryastuti, S., Salamia, N., Gandaputra, E. p., & Devita, E. (2009). Pedoman Pelayanan Medis. ikatan dokter anak indonesia.

Purnamaningrum, Y. E. 2014. Penyakit Pada Neonatus, Bayi dan Balita. Yogyakarta: Fitramaya; Hlm 31-39.

Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2008). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: CV. Sagung Seto; Hlm 39-44.

Sudarti. (2015). Kelainan dan Penyakit pada Bayi dan Anak. Yogykarta: Nuha Medika.

Sudoyo, A. W., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simadibrata, M., & Setiati, S. (2009). Buku Ajar Ilmu Peyakit Dalam. Jakarta: Interna Publishing. Hlm 443-444.

Suharyono, 2012. Diare Akut Klinik Dan Laboratorik. Jakarta: Rineka Cipta ; Hlm 1-20.

Suraatmaja, S. 2010. Diare Akut : Kapita Selekta Gastroenterologi. Jakarta : Sagung Seto ; Hlm 1-24.

Widoyono, 2011. Penyakit Tropis, Epidemiologi, Penularan, Pencegahan dan Pembrantasannya. Jakarta. Erlangga Hlm 193-194.