Perancangan dan Pembuatan Sistem Alat Pengendalian pada Kipas Angin Menggunakan PIR (PASSIVE INFRARED RECEVIER) dan Arduino Berbasis Android

Authors

  • Delima Sitanggang Universitas Prima Indonesia
  • Grace Aloina Universitas Prima Indonesia
  • Muhammand Ridho Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34012/jutikomp.v2i2.666

Keywords:

Arduino, Android, Bluetooth, Sensor PIR

Abstract

Sistem kendali yang berbasis mikrokontroler Arduino, bluetooth HC-05 telah banyak digunakan dalam berbagai aspek kegiatan manusia. Banyak aplikasi di smartphone berbasis android dengan mikrokontroler telah membantu pengguna secara efektif dan efisien dalam pengontrolan jarak jauh maupun jarak dekat. Kipas angin banyak digunakan di Indonesia, tetapi masih menggunakan secara manual. Hal tersebut menyebabkan inefisiensi penggunaan listrik karena sering ditinggalkan dalam kondisi hidup.Pada penelitian sebelumnya sistem kontrol kipas angin otomatis menggunakan sensor suhu LM35 digunakan untuk mendeteksi suhu ruangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, yaitu membaca dan mempelajari literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitan tersebut. Penelitian ini bertujuan meningkatkan efektivitas penggunaaan kipas angin. Penelitian ini merancang suatu sistem dimana kipas angin akan hidup jika ada orang yang berada didekatnya.Rancangan sistem ini menggunakan sensor PIR sebagai alat pendeteksi keberadaan manusia. Jadi dengan adanya alat bantu yang dibuat nantinya, seseorang tidak perlu lagi menekan tombol on/off atau tombol yang lainnya pada kipas angin tersebut, pada giliranya akan memberikan efektifitas penggunaan kipas angin.

References

[1] Lengkong,H.N, Sinsuw,A.A.E, Lumenta,A.S.M. 2015. Versi Android. Perancangan Penunjuk Rute Pada Kendaraan Pribadi Menggunakan Aplikasi Mobile GIS Berbasis Android Yang Terintegrasi Pada Google Maps. E-journal Teknik Elektro dan Komputer. : 20-21

[2] Agrarian,P.R, Suprayogi, A., Yuwono, B.D. 2015. Android. Pembuatan Aplikasi Mobile GIS Berbasis Android Untuk Informasi Pariwisata Di Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Geodesi Undip. : 243

[3] Suryaedi Lisinius, Darmanto Tony,dan Yulius Alfred. (2015) : Perancangan Sistem Kontrol Kipas Angin Otomatis Menggunakan Sensor Suhu LM35 Berbasis Mikrokontroller Atmega16, 76-82

[4] Silvia Fitri Ai, Haritman Erik, dan Muladi Yuda. (2014) : Rancang Bangun Akses Kontrol Pintu Gerbang Berbasis Arduino dan Android, 1-10

[5] Magdalena, G., Aribowo, A., dan Halim, F. (2013) : Perancangan Sistem Akses Pintu Garasi Otomatis. Proceedings Conference on Smart-Green Technology in Electrical and Information System, 301-205

[6] Langi Irene Shendy, Wuwung Janny O, dan Lumenta Arie. (2014) : Kipas Angin Otomatis Dengan Menggunakan Sensor Suhu, 41-48

[7] E-Belajar Elektronika. 2012. Sensor Gerak PIR (Passive Infra Red),http//e belajar elektronika.com/sensor-gerak-pir-passive-infra-red/, diakses 10 Januari 2018.

[8] Potts, J., dan Sukittanon, S. (2012). : Exploiting Bluetooth on Android Mobile Devices for Home Security Application. Proceedings of IEEE , University of Tennessee at Martin, USA

[9] Kho, Dickson. 2015. Pengertian Relay dan Fungsinya. Komponen Elektronika, http//teknik elektronika.com/pengertian-relay-dan-fungsirelay/, diakses 14 Januari 2018.

[10]Lumbanbatu, K. 2013. Pengertian Sistem dan Pengertian Flowchart. Perancangan Sistem Informasi Penyebaran Penduduk Menggunakan Php Mysql Pada Kecamatan Binjai Selatan. Jurnal Kaputama. 7 (1): 20-21 dst.

Downloads

Published

2019-10-03