Sistem Informasi Produktifitas Mesin dengn Metode Overall Equipment Effectiveness

Authors

  • Tri Ngudi Wiyatno STT Pelita Bangsa Bekasi
  • Muhamad Fatchan STT Pelita Bangsa
  • Andri Firmansyah STT Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.34012/jutikomp.v1i2.245

Keywords:

Sistem Informasi, Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness

Abstract

Pada dunia industri yang semakin kompetitif, maka dibutuhkan adanya dukungan teknologi dalam kegiatan produksi, untuk mengetahui produktifitas kegiatan produksi salah satunya dengan melakukan pengukuran produktifitas mesin produksi, untuk itu  maka perlu dilakukan pendekatan multi disipliner yang melibatkan semua usaha, kecakapan, keahlian, modal, teknologi, manajemen, informasi dan sumber-sumber daya lainnya secara terpadu. Salah satu pendekatan dalam meningkatkan produktifitas mesin adalah dengan menerapkan Total Productive Maintenance (TPM) yaitu dengan melakukan pengukuran nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) terhadap mesin produksi sehingga dapat diketahui tingkat produktifitas mesin saat beroperasi. Metode perhitungan OEE berfungsi untuk melihat secara keseluruhan produktifitas mesin saat beroperasi yang mencakup tiga faktor yaitu Availability Rate, Performance Rate dan Rate of Quality.

Penelitian ini merancang sistem informasi  perhitungan nilai OEE pada unit mesin saat beroperasi yang bertujuan untuk mempermudah mendapatkan informasi terhadap kinerja mesin secara up to date, sehingga diharapkan dengan informasi tersebut perusahaan dapat melakukan perbaikan-perbaikan guna meningkatkan produktifitas mesin secara cepat dan tepat sasaran sehingga dapat memenuhi target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Hasil perancangan sistem informasi OEE ini diterapkan di PT XYZ pada unit mesin Packing dengan mengambil waktu operasi pada bulan September 2018, dari pengambilan data dan  pengolahan data kedalam sistem informasi OEE, maka didapat nilai Availability Rate 91,63% , Performance rate 72,61%, Quality rate 98,4% dan OEE 65,48% .  Rendahnya nilai OEE mesin packing disebabkan karena Performance mesin tersebut rendah(72,61%) , ini berarti mesin tersebut beroperasi dengan kecepatan dibawah standart.

Author Biography

Tri Ngudi Wiyatno, STT Pelita Bangsa Bekasi

 

BIOGRAFI SINGKAT PENULIS

Ir.Tri Ngudi Wiyatno,MT dilahirkan di Semarang ,25 Agustus 1965, menyelesaikan pendidikan S1 tahun 1990 di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta, mengambil Jurusan Teknik Kimia, selepas dari pendidikan S1, penulis bekerja di PT.KIA Ceramics Industri dengan jabatan terakhir sebagai Plant Manager, pengalamanya  di industri menjadikan penulis menguasai bidang Manajemen Operasi (TPM, TQM, SCM, dll). Selanjutnya penulis menempuh pendidikan S2 Teknik Industri di Universitas Mercu Buana Jakarta tahun 2015, setelah menyelesikan pendidikan S2 penulis mulai terjun di dunia pendidikan sebagai dosen di STT Pelita Bangsa Bekasi dengan jabatan fungsional sebagai Asisten Ahli, pada tahun 2018 penulis mendapat bantuan dana hibah penelitian PDP dari Kemenristek dikti, untuk menunjang kariernya di dunia pendidikan dan penelitian maka penulis saat ini sedang menyelesaikan program Doktoral Ilmu Manajemen di Universitas Pasundan Bandung.

Downloads

Published

2018-10-20