EFEKTIVITAS PENCAMPURAN HERBISIDA GLIFOSAT DENGAN 2,4 D TERHADAP PENGENDALIAN GULMA BERDAUN SEMPIT DAN GULMA BERDAUN LEBAR PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guinensis Jacq)

  • Suratni Afrianti Universitas Prima Indonesia

Abstract

Gulma merupakan organisme penggangu tanaman yang dapat menimbulkan resiko terutama penurunan hasil produksi. Penelitian ini berupa aplikasi lapangan terhadap pengendalian gulma dengan menggunakan pencampuran herbisida glifosat dengan 2,4 D. Parameter yang di amati adalah tingkat kematian gulma setelah aplikasi dan fase tumbuh kembali gulma setelah gulma terhitung mati.rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan, yaitu G0 (tanpa glifosat) G1 (5,5 ml) G2 ( 7,5 ml) G3 (9,5 ml) dan D0 (tanpa 2,4 D) D1 ( 0,25ml) D2 (1,25ml) D3 (2,25ml). Hasil penelitian menunjukkan presentase kematian gulma paling tinggi pada perlakuan G3D3. Semakin tinggi dosis yang digunakan maka semakin cepat tingkat kematian gulma. 

Published
2019-03-11
How to Cite
AFRIANTI, Suratni. EFEKTIVITAS PENCAMPURAN HERBISIDA GLIFOSAT DENGAN 2,4 D TERHADAP PENGENDALIAN GULMA BERDAUN SEMPIT DAN GULMA BERDAUN LEBAR PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guinensis Jacq). Agroprimatech, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-9, mar. 2019. ISSN 2599-3232. Available at: <http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/436>. Date accessed: 18 nov. 2019. doi: https://doi.org/10.34012/agroprimatech.v1i1.436.
Section
Articles